Cara Kerja dan Tips Penggunaan Alat Tes Ovulasi Strip Test

Home / Kehamilan / Cara Kerja dan Tips Penggunaan Alat Tes Ovulasi Strip Test

Cara Kerja dan Tips Penggunaan Alat Tes Ovulasi Strip Test

Alat tes ovulasi strip test merupakan salah satu alat yang digunakan untuk melakukan sebuah tes kesuburan. Bentuk dari alas tes kesuburan jenis ini memanglah sama dengan alat tes kehamilan. Untuk media yang digunakan dalam melakukan tes juga menggunakan urine. Sedangkan hasil yang ditunjukkan tetap terkait masa kesuburan dari diri anda.

Cara kerja alat tes ovulasi strip test

Beberapa orang mungkin mengira alat tes ovulasi strip test sama dengan alat tes kehamilan. Padahal hanya bentuk dan juga media yang digunakan untuk tesnya saja yang sama. Jika alat tes kehamilan dilakukan untuk mengetahui kadar hcg yang berada di dalam urine. Maka untuk tes kesuburan digunakan untuk mengetahui kadar lh yang terdapat didalam urine. Dimana kadar lh bisa saja meningkat ketika masa kesuburan sudah semakin mendekat. Untuk kenaikan kadar lh sering juga disebut dengan nama lh surge. Agar pasangan suami istri bisa mendapatkan kehamilan maka sebaiknya para pasangan suami istri berhubungan seksual 2 hari sebelum terjadinya ovulasi. Hal ini dikarenakan ovulasi berlangsung dalam 36 jam lamanya setelah terjadinya lh surge. Metode yang digunakan oleh alat tes kesuburan ini memanglah berbeda dengan alat pendeteksi kesuburan digital. Dimana alat ini bisa berguna sebagai pengingat bahwa masa subur akan datang ketika kadar estrogen meningkat sebelum lh surge. 

Tips penggunaan alat tes kesuburan

Untuk bisa menggunakan alat tes kesuburan ini sebaiknya anda memperhatikan petunjuk yang ada didalam kemasan alat tes ini. Untuk melakukan tes kesuburan dengan menggunakan alat bantu ini sebaiknya anda melakukannya 2 hari sebelum terjadinya ovulasi. Sebagai contohnya adalah jika anda merasa hari kamis adalah masa ovulasi maka hari selasa adalah waktu yang tepat ketika anda hendak melakukan tes kesuburan. Akan tetapi jika anda tidak begitu yakin dengan perhitungan anda maka anda bisa juga menggunakan alat bantu lain yaitu kalkulator ovulasi online. Khusus untuk wanita yang memiliki jadwal haid yang tidak teratur, maka anda bisa mencoba untuk melakukan tes kesuburan pada tanggal awal dan juga akhir ovulasi sesuai dengan perkiraan yang anda lakukan. Untuk alat tes kesuburan ini biasanya akan menunjukkan 2 garis. Untuk garis yang pertama hanya digunakan untuk patokan dan untuk garis yang kedua biasanya merupakan hasil tes. Ketika garis yang kedua memiliki warna gelap yang sama atupun memiliki warna yang sedikit lebih gelap maka hal tersebutlah yang disebut dengan lh surge sedang terjadi. Jika hal tersebut sudah berhasil dideteksi maka anda bisa melakukan hubungan seksual dengan pasangan anda dengan intensitas yang lebh tinggi agar anda bisa mendapatkan kehamilan. Ketika anda melakukan tes kesuburan selama 5 hari maka kemungkinan hasil yang diprediksi terkait masa subur memiliki kemungkinan sebesar 80 persen. Akan tetapi bila anda melakukan tes kesuburan selama 10 hari maka persentase masa subur yang anda akan alami memiliki kemungkinan sebesar 95 persen.

Alat tes ovulasi strip test adalah pilihan yang tepat untuk digunakan dalam melakukan tes kesuburan.

LEAVE A COMMENT

All fields are mandatory.